



TATA CARA PENGAMBILAN PIN
TATA CARA PENDAFTARAN




TATA CARA PENGAMBILAN PIN
TATA CARA PENDAFTARAN
Bagi siswa dan siswi SMA Negeri 3 Pasuruan
CEK KELULUSAN DAN SK PENETAPAN KELULUSAN KLIK LINK DIBAWAH INI
atau Url Di Bawah INI
SMAN 3 Pasuruan Raih Prestasi Gemilang di FLS2N dan O2SN 2024 Tinkat Kota Pasuruan
SMAN 3 Pasuruan kembali menorehkan sejarah gemilang dalam dunia olahraga dan seni. Tahun 2024 menjadi tahun yang mengesankan bagi sekolah ini, karena siswa-siswa SMAN 3 Pasuruan banyak mendapatkan Juara di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kota Pasuruan. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga memperkuat reputasi SMAN 3 sebagai lembaga pendidikan yang berprestasi di berbagai bidang.
Dalam ajang O2SN, para atlet SMAN 3 Pasuruan memperlihatkan ketangguhan dan semangat juang yang luar biasa. Para siswa telah menunjukkan dedikasi dan keuletan dalam meraih medali bagi sekolah mereka. Prestasi tersebut tidak hanya mencerminkan kualitas siswa SMAN 3 Pasuruan di bidang olahraga, tetapi juga menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan.
Sementara itu, di FLS2N, bakat seni siswa SMAN 3 Pasuruan berpadu dengan kreativitas yang memukau. Para siswa telah menghibur dan menginspirasi penonton dengan penampilan yang memukau dan penuh semangat. Prestasi ini tidak hanya mengukuhkan SMAN 3 sebagai pusat unggulan dalam pengembangan bakat seni, tetapi juga memperkaya budaya sekolah dan masyarakat Pasuruan secara keseluruhan.
Keberhasilan SMAN 3 Pasuruan dalam O2SN dan FLS2N tidak terlepas dari dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, dan seluruh anggota sekolah. Kolaborasi yang solid antara siswa dan pembimbingnya telah menjadi kunci utama kesuksesan ini.















SMAN 3 Pasuruan Kembali Menggelar Purnawiyata untuk Siswa Kelas XII
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Pasuruan kembali menggelar Purnawiyata untuk siswa kelas XII Tahun Ajaran 2022/2023 setelah hiatus selama 2 tahun karena wabah COVID 19. Kegiatan yang mengusung tema “Teruskan Perjuanganmu menjadi Generasi SMArt Inovatis dan Profesional yang Berguna bagi Nusa dan Bangsa” ini berlangsung pada Senin, 15 Mei 2023 yang diselenggarakan di gedung Uniwara Pasuruan.
Purnawiyata dibuka dengan penampilan tari tradisional oleh siswa yang bertugas. Dilanjutkan Kirab KS yang mengiringi para Guru naik ke atas panggung. Kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan Surat Keputusan (SK). Memasuki acara inti, prosesi pengukuhan siswa MIPA maupun IPS diiringi oleh tim paduan suara. Mereka menyayikan 10 lagu nasional dengan 2 lagu diantaranya adalah lagu pop serta penampilan solo dari tim paduan suara itu sendiri. Pada tahun ajaran ini, siswa dinyatakan lulus 100% dengan jumlah 280 wisudawan/wisudawati.
Setelah sambutan-sambutan dari Kepala panitia, Perwakilan komite, Perwakilan Kepala Sekolah, dan sambutan dari Kepala Cabang Dinas Wilayah Pasuruan, acara dilanjut dengan pembacaan ikrar wisudawan yang dipimpin oleh Abdul Hamid Al-Muzakki siswa kelas XII IPS 1 dan diikuti oleh seluruh wisudawan/wisudawati. Ikrar tersebut kurang lebih berisi tentang menjaga nama baik SMAN 3 Pasuruan, serta bersedia untuk menyumbangkan energi untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.
Adapun pesan dan kesan yang diwakilkan oleh wisudawan Ajeng Pangestu siswi kelas XII MIPA 4, “Selama menuntut ilmu di sekolah ini kami sebagai siswa dan siswi sangat bangga dan memberikan pengghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh elemen pendidik di sekolah ini, dan tak lupa kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak dan Ibu Guru yang telah mengajar kami dengan sabar, ikhlas, dan ketulusan yang melebihi apapun dan tidak bisa kami bayar dengan apapun.” Ucap Ajeng Pangestu yang mewakili para wisudawan.
Acara dilanjut dengan mengumumkan beberapa nama wisudawan yang berprestasi baik di bidang akademik ataupun non akademik. Di XII MIPA, ada Fatimatul Maulada, Fernanda Bela Stefanny Felisyah, dan Riyan Andi Pratama. Sementara di XII IPS, ada Naswah Widada Syafirah, Muhammad Rifqi Amalihudi, dan Niken Anindita Arumningtias. Serta ada satu nama di bidang non akademik yang diberikan kepada Ajeng Pangestu.
Dipenghujung acara mempersembahkan satu penampilan yang cukup menguras air mata yakni musikalisasi puisi yang dibawakan oleh Qurrota A’yunina dari XI MIPA 1 dan Essa Dirgantara dari X3. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Ibnu.
Reporter: Wino
Editor: Aisyah

Putri Vindiyatama, Siswi SMAN 3 Pasuruan Berhasil Meraih
Top 10 Cak Dan Ning Kota Pasuruan 2023
Malam Grand final yang dilaksanakan di gedung Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) pada sabtu 18 Maret 2023, Putri Vindiyatama berhasil menggapai 10 besar di duta pemilihan pariwisata Cak Ning Kota Pasuruan.
“Yang pastinya bersyukur banget alhamdulillah, dan awal nya ngga nyangka kalo aku ternyata bisa lolos masuk ke 10 besar, tapi tanpa doa restu orang tua, aku gak bakal bisa lolos 10 besar Cak Ning. Dengan support orang-orang di sekitarku, orang tua aku, temen-temen terdeket aku, mereka lah yg bisa nge support aku sampe bisa ada di 10 besar ini” Ucap Vindi penuh rasa syukur.
Vindi, Siswi Kelas XI Mipa (Matematika dan IPA) 4 sekaligus Ketua Ekstrakulikuler Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) mengaku bahwa yang memotivasi dirinya untuk yakin bisa mengikuti kompetisi ini salah satunya adalah orang tua yang meyakinkan Vindi hingga mampu berada diposisi sekarang.
Selain dari orang tua, ia juga mengungkapkan, “Motivasi yang kedua sebab aku ingin mengenal lebih dalam wisata atau pariwisata yang tentunya ada di Kota Pasuruan ini, maupun kota atau kabupaten lainnya. Dengan begitu aku bisa menggali atau mencari terus sumber-sumber informasi wisata atau pariwisata yang ada. Entah itu sejarahnya, asal usulnya, atau apapun itu. Di dalamnya terdapat hal-hal menarik yang semakin kesini semakin membuat aku ingin lebih jauh mencari informasi-informasi terbaru dari wisata atau pariwisata yang ada di Kota Pasuruan ini maupun daerah-daerah yang lain.”
Menurut Vindi sangat senang sekali bisa mengikuti kompetisi ini, karena ia bisa bertemu dengan teman-teman dari instansi yang berbeda-beda, bisa saling tukar pikiran atau pun sharing-sharing, dan tentunya bisa mengetahui sifat orang satu persatu. Satu hal lagi, Vindi juga berpesan semoga kita di cakning ini tetap bisa menjaga komunikasinya satu sama lain walaupun sudah selesai kompetisi ini. Bisa semakin mempererat tali silaturahmi nya, dan bisa saling support dengan lainnya juga.
Reporter: Wino (XI IPS 3)
Editor: Aisyah

BERBAKAT! Prana Adiguna, Pelajar SMAN 3 Pasuruan Berhasil
meraih prestasi di Cak dan Ning Kota Pasuruan Tahun 2023
Grand Final pemilihan duta pariwisata ‘Cak dan Ning’ Kota Pasuruan telah dilaksanakan pada sabtu malam (18/03/23) di Gedung Pertemuan Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI). Prana Adiguna, siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Pasuruan terpilih menjadi Cak Wakil II Kota Pasuruan 2023.
Prestasi yang telah Prana Adiguna Sultoni genggam ini merupakan suatu kado terindah dalam hidupnya. Terpilihnya Prana sebagai Cak Wakil II adalah pencapaiannya yang terbesar saat ini, dan kompetisi ini merupakan kompetisi pertamanya di tingkat Kota.
“Yang memotivasi saya untuk ikut Cak Ning ini adalah karena saya sebagai generasi muda ingin selalu meng-upgrade diri dan juga ingin menambah value dan experience dalam diri saya, karena di dalam Cak Ning ini kita akan banyak sekali mendapatkan pengalaman, ilmu dan masih banyak lagi,” Ujar Pelajar Kelas XI IPS 2 ini.
Meski awalnya sempat insecure dan minder dengan peserta yang lainnya, karena ganteng-ganteng dan tinggi-tinggi. Cak Prana berhasil membuktikan dengan kerja keras dan dedikasinya sehingga berhasil menduduki nilai di peringkat dua pada awal kompetisi, yang pada akhirnya ia mampu menyabet gelar Cak Wakil II Kota Pasuruan 2023.
“Kesan dan pesan selama ikut Cak Ning ini kesan nya sangat senang sekali karena selama Cak Ning saya bertemu orang-orang yang hebat juga, sayaa bisa menemukan teman-teman yang hebat juga dan pengalaman di Cak Ning ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya bisa berkesempatan ikut dalam bagian dari Cak Ning, dan pesannya semoga ini menjadi semangat bagi siswa/ siswi yang ada di SMAN 3 Pasuruan terutama bagi adik-adik kelas dalam mengukir prestasi,” ucapnya memberi kesan dan pesan selama Prana di Cak dan Ning Kota Pasuruan.
Reporter: Wino
Editor: Aisyah

Tim Basket SMAN 3 Pasuruan Masuki Final Pertandingan ‘Slam on Drugs’
SMArT News- Tim basket SMAN (Sekolah Menengah Atas Negeri) 3 Pasuruan menang telak kalahkan SMKN 1 Grati dalam pertadingan basket “Slam on Drugs” yang diadakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan pada hari Rabu 15 Maret 2023 dengan score 33-09.
“Slam On Drugs” ini diadakan oleh BNNK dalam rangka memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) yang ke 21 yang dapat diikuti oleh seluruh siswa SMA-sederajat di wilayah Kota dan Kabupaten pasuruan.
Setelah Tim Basket SMAN 3 Pasuruan mengalahkan Tim SMKN 1 Grati, mereka melanjutkan pertandingan pada hari berikutnya yakni kamis 16 Maret 2023. Kali ini, SMAN 1 Kejayan yang menjadi lawannya. Lagi-lagi kemenangan berhasil direbut oleh Tim basket SMAN 3 Pasuruan dengan score 26-24.
Kekalahan SMAN 1 Kejayan, membawa Tim Basket SMAN 3 Pasuruan masuk ke babak penyisihan. Dalam babak ini, Tim SMAN 3 keluar sebagai pemenang atas Tim Basket Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pasuruan dengan perolehan akhir 33-18. Dengan ini, Tim SMAN 3 Pasuruan masuk ke babak final yang akan melawan Tim Basket SMAN 4 Pasuruan.
Reporter: Nura dan Amel
Editor: Aisyah

permasalahan lingkungan yang serius.Pencemaran udara, sampah, kelangkaan air bersih, kerusakan lahan dan hutan, longsor, banjir dan kekeringan, merupakan masalah yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dewasa ini.
Upaya meningkatkan mutu pendidikan tidak hanya kompetensi pendidik yang terus ditingkatkan, melainkan juga kualitas kondisi sekolahpun perlu juga ditingkatkan, sehingga terwujud lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran yang sehat, nyaman serta membentuk siswa yang kreatif.
Green School, merupakan program yang dikembangkan di tingkat internasional. Di Indonesia, bila diterjemahkan langsung menjadi rancu dan salah pengertian, ada yang mengartikan sekolah yang dicat hijau atau hanya sebatas harus rindang/banyak pohon saja, dan selesai. Padahal sebenarnya pengertiannya tidak seenteng itu.
Green School lebih bermakna pada pembentukkan sikap anak didik dan warga sekolah terhadap lingkungan, yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.Hal ini diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, baik di sekolah, rumah atau di lingkungan tempat tinggalnya. Termasuk di dalamnya program “Greening The Curriculum”, kurikulum hijau, artinya kurikulum yang memperhatikan aspek-aspek lingkungan dalam bahasannya serta mengintegrasikan materi lingkungan ke dalam pembelajarannya, sesuai dengan topik bahasannya.
Kelak, bila mereka bekerja, diharapkan sikap tersebut dapat diterapkan dalam sikap kerja yang bijaksana dan peduli lingkungan, terutama sekitarnya dan di dukung dengan Program adiwiyata. “jadilah pejabat yang peduli lingkungan, jangan menjadi pejabat yang peduli terhadap kekayaan ”.
Dasar Pemikiran
Kehidupan manusia di dunia mempunyai kedudukan sebagai hamba Tuhan YME dan sebagai wakil Tuhan di bumi yang menerima amanat-Nya untuk mengelola kekayaan alam.
Dalam hal ini Adiwiyata atau Green School ialah salah satu program kementrian negara lingkungan hidup yang bertujuan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam pelestarian lingkungan hidup.
Pengertian Adiwiyata
Menurut peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata mengatakan bahwa sekolah adiwiyata adalah sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan dan program adiwiyata ialah program untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
Adiwiyata memiliki pengertian atau makna sebagai salah satu tempat yang baik dan juga ideal yang diperoleh segala ilmu pengetahuan dan beragai norma serta etika yang menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita untuk menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.
Fungsi Adiwiyata
Fungsi program adiwiyata ialah agar seluruh pelajar ikut terlibat dalam segala aktivitas persekolahan demi menuju lingkungan yang sehat serta mampu menghindari dampak lingkungan yang negatif.
Tujuan Adiwiyata
Tujuan sekolah Adiwiyata yang secara umum menerangkan untuk mewujudkan masyarakat sekolah yang peduli dan juga berbudaya dalam lingkungan dengan, menciptakan kondisi yang lebih baik bagi sekolah untuk menjadi wadah pembelajaran dan juga penyadaran segenap warga sekolah diantaranya murid, guru, orang tua/wali murid dan lingkungan masyarakat demi terciptanya upaya pelestarian lingkungan hidup.
Warga sekolah turut bertanggung jawab dalam mengupayakan penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan yang berkelanjutan. Mendorong dan membantu sekolah untuk turut serta dalam melaksanakan upaya pemerintah demi melestarikan lingkungan hidup dalam pembangunan yang berkelanjutan yang berwawasan lingkungan demi hadirnya kepentingan generasi yang akan datang.
Tujuan Program Adiwiyata
Menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan utama diarahkan pada terwujudnya kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan bagi sekolah dasar dan menengah di Indonesia. Disamping pengembangan norma-norma dasar yang antara lain: kebersamaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, keadilan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam. Serta penerapan prinsip dasar yaitu: partisipatif, dimana komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggung jawab dan peran; serta berkelanjutan, dimana seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komperensif.
ADIWIYATA DI SMA NEGERI 3 PASURUAN



Bagi Siswa SMAN 3 Pasuruan yang dinyatakan LULUS
1.Tidak diperkenankan merayakan kelulusan dgn berkonvoi, mencoret coret baju, atau hal negative lainya
2.siswa tetap berada di rumah masing-masing
#stay at home
3.untuk Surat Keterangan Lulus (SKL) serta informasi yg belum ada disini akan di informasikan lebih lanjut oleh wali kelas di grub kelas masing-masing
Selamat bagi sisiwa yang dinyatakan Lulus, dan dimohon mematuhi ketentuan yang sudah ditetapkan, dan bila terjadi pelanggaran yang bersangkutan mengakibatkan berurusan dengan pihak berwajib bukan menjadi tanggung jawab sekolah..
Semoga sehat selalu, dan tetap semangat ….
SK Penetapan kelulusan bisa dilihat dengan klick tombol dibawah ini
1.1.Orang Tua masing masing, Ibu-Bapak Guru, Karyawan Staf Tata Usaha dan Sesama Siswa di SMA Negeri 3 Pasuruan
1.2.Para Tamu yang berkunjung ke SMA Negeri 3 Pasuruan
tata tertib sekolah.
15.1. Hari Senin – Selasa ; Celana Panjang putih (siswa putra) Rok putih (siswa putri), Ikat pinggang hitam polos, Baju putih lengan panjang Beratribut (nama, lokasi dan bet OSIS) lengkap, Sepatu hitam polos, Kaos kaki putih polos,Jilbab Warna putih
15.2. Hari Rabu – Kamis ; Celana Panjang abu abu (siswa putra) Rok abu abu (siswa putri), Ikat pinggang hitam polos. Baju putih lengan panjang Atribut (nama, lokasi dan bet OSIS) lengkap sepatu hitam polos, kaos kaki putih polos,Jilbab Warna Putih
15.3. Hari Jumat ; Berpakaian seragam Batik SMAN 3 Celana panjang putih (siswa putra) Rok putih ( Siswa putri ), sepatu hitam polos, kaos kaki putih polos dan berjilbab warna putih bagi siswa putri yang berjilbab.
15.4 Hari Sabtu ; Berpakaian seragam Pramuka, Ikat pinggang hitam polos, Bersepatu hitam, Berkaos kaki hitam, nama, Atribut lengkap dan berjilbab warna coklat tua bagi siswa putri yang berjilbab.
16.Penataan rambut untuk siswa putri yang berambut panjang harus diikat rapi dan bagi siswa putra ukuran rambut maksimal 1,5 cm.
17.Setiap siswa wajib berpakaian / berpenampilan rapi bersih, sopan dan bersahaja (baju dimasukkan)
18.Pada kegiatan pelajaran Olah Raga dan Kesehatan, setiap siswa wajib memakai seragam Olah Raga sesuai dengan ketentuan sekolah.
19.Setelah pergantian jam olahraga dan kesehatan selesei, setiap siswa mengenakan kembali seragam sesuai dengan ketentuan sekolah yang tercantum dalam point 15.
| NO | JENIS PELANGGARAN | SANKSI | ||
| 1 X PELANGGARAN | 2 X PELANGGARAN | Dan Seterusnya | ||
| 1 | Memalsukan tanda tangan kepala sekolah,wakil kepala sekolah, guru, karyawan dan orang tua | · Panggilan orang tua
· Skorsing 7 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 14 hari
|
· Panggilan orang tua
· Dikembalikan ke orang tua |
| 2 | Membawa dan merokok di area sekolah | · Panggilan orang tua
· Skorsing 7 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 14 hari |
· Panggilan orang tua
· Dikembalikan ke orang tua |
| 3 | Merokok di luar sekolah dengan memakai seragam sekolah | · Panggilan orang tua
· Skorsing 7 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 14 hari |
· Panggilan orang tua
· Dikembalikan ke orang tua |
| 4 | Melakukan kegiatan yang bertentangan dengan wawasan wiyata mandala Seperti merusak taman, membuang sampah sembarangan. |
· Peringatan
· Panggilan orang tua |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 1 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing (kelipatan 2) |
| 5 | Merusak sarana prasarana atau barang milik sekolah | · Peringatan Keras
· Panggilan orang tua · Ganti rugi |
· Panggilan orang tua
· Ganti rugi · Skorsing 2 hari |
· Panggilan orang tua
· Ganti rugi · skorsing (kelipatan 2) |
| 6 | Membawa, membaca dan mengedarkan media (buku,vcd,gambar, video, hp) yang berbau pornografi. | · Panggilan orang tua
· Barang bukti disita (pengambilan orang tua) · Skorsing 3 hari |
· Panggilan orang tua
· Barang bukti disita (selamanya/tdk dikembalikan) · Skorsing 6 hari |
· Panggilan orang tua
· Barang bukti disita (selamanya/tdk dikembalikan) · Skorsing (kelipatan 3) |
| 7 | Mengaktifkan dan bermain HandPhone selama proses Kegiatan belajar mengajar berlangsung | · Peringatan Keras
· Panggilan Orang tua |
· Panggilan orang tua
· HP disita (pengambilan ortu) · Skorsing 1 hari |
· Panggilan orang tua
· HP disita (selamanya/tidak dikembalikan) · Skorsing (kelipatan 2) |
| 8 | Keluar kelas dan Keluar lingkungan sekolah tanpa izin pada saat proses Kegiatan belajar mengajar berlangsung | · Peringatan
· Panggilan orang tua |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 1 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing (kelipatan 2) |
| 9 | Melompat pagar sekolah | · Panggilan orang tua
· Skorsing 1 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 2 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing (kelipatan 2) |
| 10 | Melindungi atau membantu teman yang melanggar tata tertib seperti membantu teman membuat surat ijin tidak masuk dll | · Panggilan orang tua
· Skorsing 3 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 6 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing (kelipatan 3) |
| 11 | Melakukan kegiatan memberi ucapan selamat ulang tahun kepada sesama siswa dilingkungan sekolah yang tidak sesuai dengan etika dan norma yang berlaku di masyarakat (Seperti Pecah telur, tepung, bermain air dll) | · Panggilan orang tua
· Skorsing 2 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 4 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing (kelipatan 2) |
| 12 | Tidak masuk sekolah tanpa keterangan (alpa) | · Peringatan keras
· Siswa bisa masuk kembali dengan menghadirkan orang tua/wali siswa |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 2 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 4 hari |
| 13 | Datang terlambat masuk sekolah | · Peringatan keras
· Siswa bisa masuk kembali dengan menghadirkan orang tua/wali siswa |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 1 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 2 hari |
| 14 | Tidak memakai badge dan atribut sesuai dengan ketentuan sekolah seperti tidak memakai ikat pinggang, pramuka tidak berhasduk dll) | · Peringatan keras | · Panggilan orang tua | · Panggilan orang tua
· Skorsing 2 hari |
| 15 | Memakai seragam yang tidak sesuai dengan ketentuan sekolah dengan alasan yang tidak masuk akal atau tidak jelas. | · Peringatan keras | · Panggilan orang tua | · Panggilan orang tua
· Skorsing 2 hari |
| 16 | Baju dikeluarkan kecuali seragam batik dan pramuka | · Peringatan keras
· Panggilan orang tua |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 1 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing (kelipatan 2) |
| 17 | Memakai seragam yang tidak sesuai dengan model atau ketentuan sekolah. (pencil/strit, jogger pan , dll) | · Peringatan keras
· Panggilan orang tua · Mengembalikan seragam sesuai ketentuan sekolah |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 1 hari · Mengembalikan seragam sesuai ketentuan sekolah |
· Panggilan orang tua
· Skorsing (kelipatan 2) · Mengembalikan seragam sesuai ketentuan sekolah |
| 18 | Memakai sepatu yang tidak sesuai dengan ketentuan sekolah | · Peringatan keras
· Sepatu disita & bisa diambil oleh orang tua |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 1 hari |
· Panggilan oang tua
· Skorsing (kelipatan 2) |
| 19 | Penataan rambut yang tidak sesuai dengan ketentuan ( Rambutnya diwarna, rambutnya panjang untuk putra, rambut dibatik dll | · Peringatan Keras | · Panggilan Orangtua | · Skorsing 1 hari
· Di potong/di gunting |
| 20 | Berpenampilan berlebihan bagi siswa putri seperti memakai make-up berlebihan (alis atau lipstik dll) | · Peringatan Keras
· Mengembalikan penampilan menjadi sederhana sesuai aturan pelajar |
· Panggilan Orangtua | · Panggilan Orangtua
· Skorsing 1 hari |
| 21 | Memakai tattoo permanen, tatto sementara atau heina atau sejenisnya | · Peringatan keras
· Tatto/heina dihilangkan |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 1 Hari · Tatto/heina dihilangkan |
· Panggilan orang tua
· Skorsing (kelipatan 2) · Tatto/heina dihilangkan |
| 22 | Berolahraga atau bermain futsal dilapangan pada saat bukan jam olahraga (memakai baju atau seragam bukan olahraga) | · Peringatan Keras | · Panggilan Orang tua | · Panggilan orang tua
· Skorsing 1 hari |
| 23 | Memakai asesoris yang berlebihan ( anting-anting, gelang, kalung, cicin, lensa kontak berwarna ) baik putra maupun putri. | · Peringatan Keras
· Tidak diperkenankan memakai lagi |
· Panggilan orang tua
· Tidak diperkenankan memakai lagi |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 1 hari · Asesoris disita sekolah & bisa diambil oleh orang tua |
| 24 | Membawa dan meminum minuman keras (beralkohol) dan sejenisnya | · Panggilan orang tua · Skorsing 7 hari |
· Panggilan orang tua · Dikembalikan ke orang tua |
– |
| 25 | Berpacaran yang berlebihan didalam kelas / disekolah atau diluar sekolah dengan memakai seragam identitas sekolah | · Panggilan orang tua
· Skorsing 7 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 14 hari |
· Panggilan orang tua
· Dikembalikan ke orang tua |
| 26 | Tindak Asusila Berat | · Panggilan orang tua
· Di kembalikan ke orang tua |
– | – |
| 27 | Membawa dan menggunakan obat-obatan terlarang atau narkoba | · Panggilan orang tua
· Di kembalikan ke orang tua |
– | – |
| 28 | Melakukan perkelahian | · Panggilan orang tua
· Skorsing 3 hari |
· Panggilan orang tua
· Skorsing 7 hari |
· Panggilan orang tua
· Dikembalikan ke orang tua |
| 29 | Tawuran, Membawa dan memakai senjata tajam untuk mengancam atau perkelahian. | · Panggilan orang tua
· Skorsing 7 hari |
· Panggilan orang tua
· Di kembalikan ke orang tua |
– |
| 30 | Mencuri dan mengambil barang milik sekolah atau milik orang lain (dalam katgori berat) | · Panggilan orang tua
· Di kembalikan ke orang tua |
– | – |
| Catatan : | * | Skorsing = Alpa = dianggap tidak masuk tanpa keterangan |
| * | Batas maksimal alpa adalah 10% dari hari efektif sekolah selama satu tahun | |
| * | Untuk tahun pelajaran 2017/2018 jumlah batas maksimal alpa yaitu 10 % dari hari efektif sekolah selama satu tahun ( bagi kelas X dan XI ) | |
| * | Untuk tahun pelajaran 2017/2018 jumlah batas maksimal alpa yaitu 10% dari hari efektif sekolah selama satu tahun ( bagi kelas XII ) | |
| * | Jumlah Alpa lebih dari 10% sesuai dengan kriteria kenaikan kelas dan kriteria kelulusan yang tercantum dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) SMA Negeri 3 Pasuruan maka yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi ( tidak naik kelas untuk kelas X, XI atau tidak Lulus untuk kelas XII ) | |
| * | Jika orang tua tidak memenuhi panggilan sekolah akan dilakukan home visit | |
| * | Menyangkut hal-hal yang luar biasa akan dilakukan konferensi kasus |